Tadabbur Qur'an Surat Al Fatihah Ayat 6

Li Yaddabbaru Ayatih / Markaz Tadabbur di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Umar bin Abdullah al-Muqbil, professor fakultas syari'ah Universitas Qashim - Saudi Arabia

 اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ (6)

Tunjukilah kami jalan yang lurus

1. Diantara adab berdoa adalah mengawalinya dengan pujian, hal itu dicontohkan oleh firman Allah : { الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ , الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ , مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ } adalah pujian, dan ini sesuai untuk menjadi muqoddimah sebelum doa : { اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ }.

2. Doa yang paling bermanfaat dan paling agung bagi seorang hamba adalah doa yang ada dalam surah al-Fatihah : { اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ }; karena sesungguhnya jika Allah menolong hamba-Nya dengan jalan yang lurus ini tentunya akan menjadi pendorong baginya dalam meningkatkan ketaatan kepada-Nya, dan menguatkannya dalam menjauhi segala larangan-Nya, sehingga ia tidak akan ditimpa oleh musibah apapun baik di didunia maupun di akhirat.

3. Diantara hidayah yang selalu diperbaharui adalah : { اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ } maka barangsiapa yang mengetahui hakikat hidayah dan kebutuhan seorang hamba kepadanya; dia telah memahami bahwasanya apa yang belum ia peroleh dari hidayah itu adalah berlipat banyaknya dari apa yang telah ia peroleh, dan sesungguhnya disetiap waktu ia butuh dengan hidayah yang terus diperbaharui itu.

4. Shirat al-Mustaqim : tidak lain adalah jalan orang-orang yakin dengan keagungan Allah serta memiliki keimanan yang sempurna, dan tanpanya seorang hamba tidak akan terbebas dari segala rintangan, maka barangsiapa yang dalam dirinya dapat terwujud perkara yang agung ini sungguh ia telah meraih mahkota kenikmatan, dan kesempurnaan petunjuk, maka dia akan menjadi insan yang lebih baik dan akan mulia dengannya; oleh karena itu harus ada usaha untuk sampai kepadanya di setiap shalat; doa yang akan terus dipanjatkan dan mencakup segala umur.

5. Perhatikanlah betapa banyak keajaiban dan rahasia-rahasia agung yang terkandung dalam surah al-Fatihah, khususnya dibawah naungan firman Allah : { اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ } , sungguh ini adalah doa yang mesti dipanjatkan oleh segenap ummat manusia agar mereka meraih petunjuk yang benar, dia adalah sorakan bersama yang menyenandungkan sebuah petunjuk, dan merupakan sikap rendah diri seorang hamba dihapadan Allah dengan meraihnya.

6. Hakikat shirot al-Mustaqim adalah : mengetahui kebenaran dan mengamalkannya; karena tatkala Allah menyebut shirot al-Mustaqim ini dalam surah al-Fatihah Dia kemudian menjelaskan siapa yang melenceng dari jalan yang lurus itu dan mereka adalah orang-orang Yahudi yang dimurkai, mereka mengetahui kebenaran tetapi tidak mengamalkannya, dan orang-orang Nashrani yang telah tersesat dari jalan yang benar dan mereka melakukan segala hal yang melenceng dari kebenaran.

------------------------------

Referensi : https://tafsirweb.com/58-surat-al-fatihah-ayat-6.html