Perubahan suatu Kelompok atau KAUM dimulai dari perubahan INDIVIDU

Pernah kita mendengar orang mengatakan "ibadahkan urusan pribadi, kenapa ikut campur",  ini adalah perkataan yang berasal dari pemahaman atau ideologi SEKULARISME bahwa urusan agama adalah privasi seseorang. padahal dalam islam agama tidak hanya mengatur hubungan vertikal manusia dengan Rabbnya, tetapi juga membawa nilai-nilai moral untuk kehidupan sosial dan publik.

Allah shubhanahu wa ta'ala berfirman : 

 ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا۟ مَا بِأَنفُسِهِمْ ۗ وَإِذَآ أَرَادَ ٱللَّهُ بِقَوْمٍ سُوٓءًا فَلَا مَرَدَّ لَهُۥ ۚ وَمَا لَهُم مِّن دُونِهِۦ مِن وَالٍ

Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia. QS. Ar-Ra'd:11

Dari ayat diatas, Allah memberikan sunnah (ketentuan) bahwa : nikmat, kekuatan, kondisi baik atau sebaliknya musibah, keburukan dan kondisi buruk yang diberikan kepada suatu kaum tidak akan dicabut atau diubah menjadi keburukan atau diubah menjadi kebaikan, kecuali jika kaum tersebut yang mula-mula mengubah diri mereka sendiri (misalnya dari taat menjadi kufur atau berbuat maksiat).

Dan hal ini juga memiliki korelasi dengan rasa syukur yaitu jika suatu kaum bersyukur dan menjaga nikmat tersebut dengan amal baik, Allah akan terus menjaga bahkan menambah nikmatnya. Sebaliknya, jika mereka kufur dan durhaka, Allah akan mengganti nikmat tersebut dengan azab atau kehancuran.

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ

Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat." QS. Ibrahim:7

Kesimpulannya perubahan kondisi sosial atau kelompok/kaum sering kali dimulai dari langkah-langkah atau kesalahan dari individu-individu di dalam kelompok/kaum tersebut yang kemudian berdampak luas bagi seluruh kelompok/kaum. 

Wallahu 'alam
Lebih lamaTerbaru